Vino dan Bang Ferry, Setali Tiga Uang Melihat Sang Legenda Chrisye!

IMG_20170917_094316

Jakarta, UrbannewsID.| Film Chrisye yang ditulis oleh Alim Sudio dan disutradarai oleh Rizal Mantovani, akhirnya diumumkan siap tayang pada bulan Desember 2017 mendatang di seluruh bioskop tanah air. Film pengobat rasa kangen para penggemar terhadap sang legenda musik pop ini, disampaikan Managing Director MNC Pictures, Titan Hermawan, saat merilis official trailer dan poster Film Chrisye yang digelar di Motion Blue, Fairmont Hotel Jakarta, Sabtu (16/9) sore.

Acara yang bertepatan dengan hari kelahiran Chrisye ini, di hadiri pula karabat dan sahabat yang berada dibalik kehidupan dan kesuksesan sang legenda. Selain sang istri, Damayanti Noor, ada Sys NS, Youkie Suryo Prayogo, Keenan Nasution, Hendra Priyadi, Erwin Gutawa, Jay Subiakto, hingga sastrawan Taufiq Ismail. Dan tidak kalah menariknya, kehadiran Ferry Mursyidan Baldan, mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI, fans berat yang menjadi sahabat Chrisye.

IMG_20170904_082832

Kehadiran film Chrisye, memang diharapkan untuk mengisi ruang kerinduan dan kekangenan para penggemarnya akan sosok musisi legendaris dengan karya-karyanya. Namun, sejak pertama kali diumumkan Vino G. Bastian dipilih untuk memerankan sosok Chrisye, mengundang pertanyaan. Mampukah Vino memerankannya dengan balk? Pertanyaan diatas sangatlah wajar, jika kita melihat lebih dekat sosok Chrisye yang memang unik dan berkarakter.

Bukan cuma urusan soal bernyanyi yang tidak bisa tergantikan oleh siapa pun. Tapi juga, cara bicara, gesture, mode rambut hingga pakaian yang dikenakan, termasuk sikap dan perilaku dalam keseharian yang humanis dibalik panggung gemerlapnya sebagai superstar. Hal ini, diakui Vino ketika menerima tawaran untuk memerankan sosok Chrisye. Awalnya dia merasa kurang yakin dan ragu apakah mampu, apalagi jika harus bernyanyi dan menari.

“Tapi, begitu membaca skrip dan diyakinkan oleh Rizal Mantovani sebagai sutradara, bahwa film Chrisye hanya mengangkat sisi lain dari kehidupannya. Saya pun langsung mengiyakan, karena ini sebuah kesempatan yang langka dan tidak akan datang dua kali. Sebagai aktor yang berkecimpung dalam dunia film, selain tantangan memerankan sosok Chrisye yang fenomenal sekaligus juga menjadi kebanggaan bagi saya,” pungkas Vino.

Untuk memeran sama persis dengan tokoh aslinya, Vino menuturkan sangat sulit dan butuh waktu cukup lama. Terutama, memamahi lebih dalam karakter Chrisye karena minimnya referensi sebagai peganganan untuk menggali secara detail sosoknya. Dalam masa pencarian data tentang Chrisye inilah, akhirnya Vino mendapatkan dua buku dari Ferry Mursyidan Baldan, mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI, yang juga Ketua Komunitas Kangen Chrisye (K2C).

Kedua buku yang digagas dan diterbitkan oleh fans berat menjadi sahabat Chrisye, Ferry Mursyidan Baldan, berjudul ‘Chrisye Kesan di Mata Media dan Fans’ dan ’10 Tahun Setelah Chrisye Pergi; Ekspresi Kangen Penggemar’. “Sebagai literasi, semoga saja kedua buku tersebut bisa menjadi bahan analisa dan mendekontrusi gambaran seorang Chrisye. Sedikit banyak, Vino sebagai aktor dan juga sahabat saya, memiliki kemampuan untuk memahami lebih pas lagi,” ujar Bang Ferry, akrab disapa.

Menurut Bang Ferry, menceritakan tentang seorang musisi besar Indonesia yang humanis, terus berjuang menemukan keseimbangan hidup sebagai ‘Family man’ dan sebagai ‘Celebrity man’ sangat penting. Pencarian Chrisye paling hakiki tentang makna kehidupan, terpotret dalam sebuah lagu berjudul “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” yang ia ciptakan dan liriknya ditulis oleh Taufiq Ismail. Paling tidak, bisa membuka cakrawala baru bagi kita dalam memandang hidup itu sendiri.

Setelah menyaksikan trailer film Chrisye. Bang Ferry sebagai fans berat dan juga Ketua Komunitas Kangen Chrisye (K2C), menaruh harapan besar bahwa film Chrisye betul-betul bisa di putar pada bulan Desember nanti, karena tahun ini adalah moment penting 10 tahun kepergian Chrisye. Dia juga siap akan menggelar nonton bareng, termasuk menggelar pertemuan fans Chrisye, setelah film ini rampung nantinya.

“Saya juga sudah bilang ke Mbak Yanti dan juga Vino, kalau nanti kita undang di acara yang kita gelar, mereka hadirlah. Karena tadi, begitu saya upload live posting acara ini, mereka tanya kapan nobar. Mereka memang sangat antusias dan tidak sabar untuk menyaksikan idolanya. Saya pikir, ini kesempatan yang baik dan perlu di apresiasi oleh MNC Pictures dan mereka yang terlibat dalam film ini. Karena fans adalah bagian yang tak terpisahkan dari karir para bingtang,” jelas Bang Ferry.

Ada satu hal yang menarik dan sangat penting disampaikan oleh Bang Ferry. Sebuah harapan dan ajakan kepada masyarakat, baik itu promotor, sineas atau juga termasuk para petinggi negeri yang berkompeten. Memberikan apresiasi kepada para seniman dari berbagai lini, sebagai perjuang budaya yang menorehkan karya adiluhungnya. Melalui pendokumentasian rekam jejak perjalanan kehidupannya, termasuk karya-karyanya. Jangan sampai kita nyesel kemudian hari, karena kehilangan sejarahnya.|Edo (Foto Ihsan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*