Kiki Hendrawan ‘Si Tangan Ajaib’, Dari DJ Menjadi Ahli Akupuntur!

image

Keterangan Foto (Ki-Ka): Roy Jeconiah dan Kiki Hendrawan, saat bincang santai di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (8/11) sore.

Jakarta, UrbannewsID.com | Merubah nasib itu pilihan. Karena, nasib adalah hasil dari keputusan-keputusan yang dibuat sehari-hari secara tidak sadar. Contohnya; mulai dari mau bangun jam berapa, mau pakai baju apa, mau makan apa, mau nonton apa, mandi jam berapa. Nasib hari ini ternyata ditentukan dari bagaimana kita mengambil keputusan dan role model mana yang adopsi sebagai tujuan. Berbicara mengenai nasib hari ini dan ke depan, bukankah Tuhan juga memberikan kebebasan memilih dan menentukannya sendiri.

Seperti yang dilakukan Kiki Hendrawan, mengambil keputusan untuk merubah dan menentukan arah nasibnya sendiri. Kiki, awalnya berprofesi sebagai DJ (deeje) yang selalu wara-wiri dipanggung hiburan, dari satu tempat ke-tempat lainnya. Rutinitas kerja yang dilakoninya dengan jadwal sangat padat, membuat dirinya merasa susah tidur dan kelelahan. Sehingga, kerap kali ia pun harus di refleksi dan juga menjalani pengobatan dengan media tusuk jarum atau istilah kedokteran China namanya akupuntur, agar bisa tidur dan tetap kembali segar.

Berangkat dari sinilah, Kiki yang juga dikenal sebagai penyedia jasa rental sound system, lighting dan panggung dengan klien berbagai hotel berbintang dan beberapa café di Jakarta dan sekitarnya. Kemudian tertarik untuk mempelajari teknik pengobatan tradisional yang berkaitan dengan otot atau syaraf, dan bahkan ia sekolah akupuntur di Kota Guangzhou China pada tahun 2012. Sampai akhirnya, dengan penuh kesadaran ia mengambil keputusan untuk merubah dan menentukan arah nasibnya sendiri.

“Ya, saya menghilang dari dunia hiburan untuk menekuni dunia akupuntur. Sebuah keputusan yang sulit memang, tapi kita juga harus bergerak cepat merubah dan menentukan arah nasib yang dijalani ini mau dibawa kemana. Walau, Tuhan yang menentukan tapi perubahan itu bisa terjadi karena ada keinginan kuat dalam diri kita sendiri. Apalagi, disisa usia yang terus berjalan ini pasti semua orang, termasuk aku sendiri ingin bisa bermanfaat buat orang lain,” pungkas Kiki, saat ngobrol santai di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (8/11) sore.

Sejak kembali dari sekolah akupuntur di Kota Guangzhou China hingga kini, Kiki sudah membantu hampir sekitar 1000 pasien untuk sembuh dari penyakit yang di deritanya. Terutama penyakit seperti Syaraf Kejepit, Stroke, Vertigo, Migraine akut dan kronis serta Jantung dan Ginjal. Kemampuan Kiki membantu menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut sudah teruji, banyak pasien yang ketika datang ke kliniknya yang terletak di daerah Jati Asih, Kota Wisata dan Kota Legenda, jalannya tertatih-tatih kesakitan namun setelah ia tangani beberapa saat, pulangnya bisa berjalan normal kembali.

Hebatnya lagi, untuk penyakit syaraf kejepit yang terkenal sangat menyiksa pergerakan itu sanggup ia tangani hanya dalam waktu 5 (Lima) menit saja. Sehingga para pasiennya menyebut ‘SI TANGAN AJAI’. Kiki menjelaskan, waktu 5 menit ini dimaksudkan adalah proses pengerjaan untuk penyembuhannya, setelah terlebih dahulu menemukan serta menentukan titik mana sakit pasiennya. “Untuk penyakit syaraf kejepit, saya berani jamin dengan izin Allah akan beres dalam 5 menit saja tanpa operasi. Namun, yang stroke memang butuh waktu. Tapi prinsipnya sama, pasien yang saya obati saat itu juga harus ada perubahan,” ujar Kiki, menambahkan.

Banyak pasien sudah ia tangani, mulai dari yang tidak mampu sampai nama-nama orang beken seperti; dari kalangan artis ada Oddie Agam (musisi), Andre Hehanusa (musisi), dan lainnya, Arief Hidayat (Ketua Mahkamah Konstitusi), Nasir Jamil (Komisi 5 DPR RI) dan beberapa petinggi TNI AL di daerah Cibubur, bahkan sampai beberapa pasien di Singapura serta Malaysia. “Ada yang unik, saat saya membantu mengobati Doddy Katamsi (musisi). Doddy itu jalannya sempoyongan seperti orang stroke, bahkan ia harus pakai tongkat. Anehnya, ia tidak merasakan sakit. Setelah saya coba bantu, akhirnya ia bisa berjalan normal dan tidak menggunakan tongkat lagi,” ucap Kiki.

Kemampuan Kiki yang terbukti mampu menyembuhkan pasien akut, diakui oleh seorang musisi mantan vokalis Boomerang, Roy Jeconiah, yang menceritakan pengalamannya saat mengantarkan saudaranya berobat dengan sentuhan tangan ajaibnya Kiki Hendrawan. “Kebetulan saudara aku waktu itu kakinya sakit, susah ditekuk dan untuk jalan pun juga terasa sakit. Hampir 3 tahun dia menderita, berobat kesana kemari, baik ke dokter, ke alternatif dan lainnya belum menemukan jodoh untuk sembuh. Pas, tau dari seorang teman ada ahli pengobatan akupuntur bernama Kiki, aku bawa saudara datang ke kliniknya di kawasan Jati Asih, Bekasi. Puji Tuhan, butuh penanganan hanya sekitar 10 menit saja lewat tangan Kiki, kini saudara ku bisa jalan normal dan aktifitas normal lagi,” ungkap Roy.

Kini, seorang DJ itu sudah terbuka pikiran dan hatinya untuk membantu sesamanya. Keputusan menentukan arah hidupnya, menanggalkan profesi lamanya kemudian menekuni profesi barunya sebagai ahli akupuntur, guratan takdir yang harus terima dan diembannya kini. Toh!, keahliannya hanya bergesar mediumnya. Kalau dulu, tangannya piawai memainkan musik lewat DJ Gears, kini lewat tangannya ia mampu meraba bagian tubuh yang sakit dan menyembuhkannya. Baginya hidup tak sekedar harta dunia, tetapi harta akhirat jauh lebih penting. “Baginya bisa melihat orang yang sakit bertahun-tahun bisa sembuh, adalah kebahagiaan yang luar biasa,” ungkapnya.

Bagi mereka yang ingin konseling atau berobat, baik ke kliniknya atau visit kerumah, sebaiknya janji terlebih dahulu melalui kontak dan registrasi di nomor; 0857 1404 9345, 0878 7854 3689 dengan Maya.|Edo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*