Isyana Sarasvati, Musisi Muda Yang Menginspirasi Banyak Orang

image

Jakarta, UrbannewsID. | Bakat tidak sama dengan kecerdasan. Bakat lebih mengacu pada motorik maupun keterampilan yang ditampilkan anak. Bakat merupakan suatu karakteristik unik dan merupakan potensi yang dimiliki oleh seseorang sebagai bawaan sejak lahir, bukan sesuatu yang sudah benar-benar nyata dengan jelas, karena lebih sebagai kemungkinan yang masih harus diwujudkan.

Bakat tidak akan berkembang bila tak ada penguat, bisa-bisa malah dia hilang. Cara yang dilakukan adalah terus-menerus mengasah bakat melalui latihan, selain mempunyai minat dan usaha tentunya. Anak-anak yang berbakat umumnya lebih cepat menguasai bidang tertentu dibanding anak lain, tanpa mengeluarkan usaha keras. Contohnya anak yang berbakat menyanyi, akan lebih mudah mengenali not, juga ketajaman nadanya lebih bagus.

Seperti, Isyana Sarasvati yang lahir dan dibesarkan di Kota Bandung pada 2 Mei 1993 dari lingkungan keluarga pendidik, menjadi gambaran sosok anak yang memiliki bakat luar biasa. Sempat bermukim di Belgia mengikuti sang ayah yang bersekolah disana, Isyana yang kala itu berusia 3 tahun sudah menunjukkan ketertarikan pada piano. Isyana kecil yang terbiasa mendengarkan musik-musik jazz dan klasik kegemaran ayahnya. Ibunya yang merupakan guru electone, piano dan vocal mengarahkan bakatnya.

Kedua orang tua Isyana, Sapta Dwikardana dan sang ibu Luana Marpanda sepertinya tahu jika bakat musik akan mengalir dalam nadi putri bungsunya. Mereka pun menyematkan nama Sarasvati yang memiliki arti sebagai dewi ilmu pengetahuan, kesenian, kebijaksanaan dan inspirasi. Dan benar adanya, Isyana kini dikenal sebagai musisi serba bisa. Ia mampu memainkan berbagai alat musik dari piano, flute hingga saksofon. Dari sana ia mampu menciptakan lagu yang ia bawakan sendiri.

Sejak di kelas 1 SD sudah mantap mengatakan ingin menjadi maestro, yaitu seorang komposer sekaligus menjadi konduktor orkestra. Umur 7 tahun dia sudah membuat komposisi lagu, dan di usia 11 tahun ia membuat proyek album bersama kakaknya, Rara Sekar Larasati dengan judul Rara & Isyana. Musik menjadi wahana eksplorasi Isyana. Sejumlah prestasi yang telah diraih, antara lain 3 kali Juara Grand Prix Asia Pasific Electone Festival (2005, 2008, 2011).

Penampilannya yang cemerlang membawanya terpilih menjadi salah satu dari 15 Composer Electone Dunia, yang tampil di Yamaha Electone Concours (YEC) 2012 di Tokyo, Jepang. Pada usia 16 tahun Isyana mendapatkan scholarship dari Pemerintah Singapore untuk menempuh pendidikan Music Performance di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapore, dan pada tahun 2013 telah berhasil meraih Diploma in Music Performance (2013).

Dengan prestasi akademiknya, Isyana mendapatkan kembali full scholarship untuk studi lanjutan Bachelor of Music with Honours Funded Degree Programme in collaboration with RCM –London UK. Isyana lulus dengan predikat Cumlaude (first class) sebagai Bachelor of Music (Honours) dari Royal College of Music (RCM) London, serta memperoleh Best Graduate Award 2015 dari Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) Singapore dan juga Award dari Embassy of Peru.

imageBagi Isyana Sarasvati, panggilan jiwanya untuk bermusik tidak pernah terbendung. Persentuhannya dengan industri musik tanah air dimulai dengan lagu Keep Being You, yang dirilis pada bulan Oktober 2014 silam, dimana YouTube Vevo mencapai lebih dari 10 juta viewer. Disusul dengan kesuksesan single kedua Tetap Dalam Jiwa yang dirilis pada Maret 2015 dan mencapai lebih dari 23 juta viewer di YouTube Vevo dan menjadi lagu yang paling banyak di putar di radio-radio.

Kesuksesan dua single tersebut justru memacu semangatnya untuk terus berkarya. Ini dibuktikan melalui album Explore! komposisi dan lagu yang disuguhkan sebagai bentuk penjelajahan Isyana menuju kedewasaan bermusik.

Tidak ada genre yang spesifik. Aku lebih suka menyebutnya sebagai ‘Exploration of Pop.’ Seperti kata Henry Matisse, seniman adalah seorang penjelajah, dia harus mulai dengan mencari jati dirinya, melihat dirinya bertindak dan berkarya, namun tidak menahan itu untuk dirinya sendiri, dan di atas semua itu, ia tidak menjadi mudah puas,” jelas Isyana.

Sebagian besar materi dalam album ini digarap di The Kennel Music Swedia, dibawah supervisi Hayden Bell, A&R Sony Music Asia Pasific. Komposisi dalam album ini kebanyakan dikemas dalam nuansa RnB, meskipun pada lagu Tetap Dalam Jiwa lebih terasa warna ballad. Tidak semua komposisi diberikan style, seperti pada lagu Mimpi, All Over Me, dan Di Batas Waktu, yang lebih didominasi oleh sentuhan piano dengan latar string yang menawan sehingga memberi warna klasikal, sebagai salah satu kekuatan musikal Isyana.

Dari segi lirik, album ini banyak bertutur tentang emosi yang mewakili pengalaman banyak orang, pengalaman pribadi ataupun imajinasi. Isyana ingin siapapun yang mendengarkan lagu-lagunya mempunyai pengalaman yang personal. Selain bekerja sama dengan para musisi manca negara, Isyana juga berkolaborasi dengan musisi tanah air, salah satunya dengan Alam Urbach. Bersama Alam, ia melakukan workshop, dan terciptalah lagu yang dipilih sebagai hit single berjudul Kau Adalah Feat. Rayi Putra “RAN”. Lagu ini bernuansa urban R&B yang ringan dan catchy.

Isyana Sarasvati memang terbukti memiliki bakat alami sebagai seorang musisi, dimana sebuah musikalitas yang mempresentasikan jati dirinya dari penyanyi opera klasik menuju dunia pop yang menggairahkan. Ditambah dengan latar belakang pendidikan yang membantunya untuk tampil sempurna di dunia hiburan Indonesia. Melalui inspirasi Isyana Sarasvati ini pula, kita bisa belajar banyak hal untuk dipertimbangkan dalam membantu anak merumuskan arah karier.

Bukan karena orangtuanya dokter, maka anak harus jadi dokter. Tapi, kenali kegemaran anak sungguh-sungguh bidang bakat dan kegemarannya. Seperti, keputusan berani yang dilakukan Isyana, mengambil kesempatan menjadi seorang musisi sekarang, atau menunda dan mencari kesempatan lain. Hasilnya, Ia buktikan sekarang menjadi seorang musisi yang patut diperhitungkan di skena musik Indonesia. Ya, semoga makin banyak penyanyi pendatang baru berkualitas yang dapat memajukan musik tanah air dan juga menjadi inspirasi banyak orang.|Edo (Foto Istimewa)

 

Diskografi :

Album
– Explore! (Album 2015)

Single
– Keep Being You – Oktober 2014
– Paseban Café (Fariz RM & Dian PP in Collaboration With) – 2014
– Tetap Dalam Jiwa – Maret 2015

Penghargaan
– Anugerah Musik Indonesia 2015​Penyanyi Pendatang Baru Terbaik
– Anugerah Musik Indonesia 2015​Best Soul/R&B Male/Female Solo Artist (“Keep Being You”)
– Inbox Awards​ 2015​​​ Most Inbox Newcomer​
– Insert Awards​ 2015​​​ The Hottest Newcomer​
– Showbiz Indonesia Awards 2015​ Rising Star of the Year​

Nominasi
– Indonesian Choice Awards 2015​Female Singer of the Year​
– Indonesian Choice Awards 2015​Breakthrough Artist of the Year
– Selebrita Awards 2015​​ Most Celeb Newcomer​
– Most Inbox 2015​​​ Darling Social Media Artist​
– Anugerah Planet Muzik 2015​​ Best New Artist (Female)​
– Silet Awards​2015​​​Razored New Idol​

Yang ingin tahu lebih banyak tentang Isyana Sarasvati dapat mengikuti:
YouTube Page​: Isyana Sarasvati
Twitter​: https://twitter.com/isyanasarasvati
Instagram ​: instagram.com/isyanasarasvati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*