Dimsum Martabak; Bukan Sekedar Panganan Bikin Perut Kenyang!

IMG-20180601-WA0118-800x519-600x389

UrbannewsID Film | Setelah sukses memproduksi film horor The Secret, RA Picture kembali merilis film kedua berjudul ‘Dimsum Martabak’. Film bergenre komedi garapan rumah produksi milik Raffi Ahmad tersenut, menampilkan Boy William, yang lebih popular sebagai VJ dan juga rapper, dengan penyanyi dangdut Ayu Ting – Ting sebagai pemeran utama.

Selain Boy dan Ayu, film ‘Dimsum Martabak’ yang akan tayang diseluruh bioskop di Indonesia mulai 15 Juni 2018, dan sutradarai oleh Andreas Sullivan. Menampilkan pula sederet bintang lainnya seperti Meriam Belina, Ferry Salim, Tyas Mirasih, Olga Lydia, Denira Wiraguna, Chew Kin Wah, serta komika Acho Muhadkly.

Judul diatas, memang bukan sekedar panganan yang bikin perut kenyang. Tapi, dua nama yaitu dimsum dan martabak yang dijadikan satu ini, selain menjadi latar belakang profesi, bisa jadi dipakai sebagai idiom penggambaran strata ekonomi yang berbeda antar tokoh utamanya. Alim Sudio penulis skenario dan Andreas Sullivan sang sutradara, mencoba menjadi koki dimsum dan martabak menjadi cerita film yang menarik.

Seperti mereka ceritanya dalam filmnya ‘Dimsum Martabak’. Mona (Ayu Ting Ting) yang bekerja sebagai tangan kanan Koh Ah Yong (Chew Kin Wah) di restoran Chinese bernama The King’s, yang menyajikan Dimsum sebagai menu utamanya, harus menerima nasib dipecat oleh istri kedua Koh Ah Yong cemburu buta. Mona dicuigai dan dianggap sebagai pelakor rumah tangganya.

Sementara, Soga Guntara, putra mahkota miliarder bernama Eric Guntara (Ferry Salim) dan Sandra Guntara (Olga Lydia), ingin hidup mandiri atas keringetnya sendiri, Dan tanpa mengandalkan kekayaan orang tua. Soga Guntara (Boy William) bersama anak buahnya, Dudi (Acho Muhadkly) membuka bisnis food truck yang khusus menjual martabak.

Pertemuan antara Dimsum dan Martabak inilah, menjadi pertemuan kisah roman Mona (Ayu Ting Ting) dan Soga (Boy William). Andreass Sullivan memvisualkan, tatkala Mona yang menjadi tulang punggung keluarga sejak ayahnya meninggal, memenuhi permintaan sang Ibu (Meriam Bellina) untuk dibelikan Martabak. Setelah dicari kesana-kemari karena banyak yang habis, berlabuhlah Mona di food truck martabak Soga.

Dari sinilah cerita bergulir, Mona yang butuh kerja untuk menghidupi keluarga, terlibih adik perempuannya yang masih kuliah. Sedangkan, Soga yang ingin mengembangkan bisnisnya butuh tenaga kerja, setelah tahu pengalaman kerja Mona, Soga pun tertarik mengajaknya untuk membantunya. Dari sinilah benih suka sama suka keduanya dimulai, sampai titik mereka saling mencintai.

Seperti biasa, lazimnya film drama percintaan pastinya diawal ada hambatan dan tidal berjalan mulus. Ada bumbu penyedap layaknya Dimsum dan Martabak, agar orang menyuksinya. Seperti juga cinta, selalu ada romantika yang melatari perjalanan kisahnya. Walau, dipenghujungnya bisa kita tebak, mereka keluar sebagai pemenang mengatasinya, dan hidup bersama.

Cerita film Dimsum Martabak, sangat sederhana dan cukup menarik. Konon katanya, film ini sudah dibuatkan versi novelnya. Tanpa mengurangi apresiasi terhadap film ini, kerjakeras tim produksi, serta totalitas para pemainnya. Akting Ayu Ting Ting kurang digarap maksimal, terutama ekspresi yang tersirat di wajahnya, terutama saat dia sedih, secara emosional tidak dapat, seperti dipaksakan sehingga terlihat datar atau flat.|Edo (Foto Dudut SP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*